Candi Borobudur, Keajaiban Arsitektur dan Warisan Budaya Dunia

Candi Borobudur adalah salah satu situs arkeologi paling terkenal di dunia dan merupakan peninggalan berharga dari masa kejayaan Dinasti Syailendra. Terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, candi ini adalah monumen Buddha terbesar di dunia dan telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Keindahan arsitektur, detail seni, dan makna spiritualnya menjadikan Borobudur sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia.

Candi Borobudur dibangun sekitar abad ke-8 dan ke-9 Masehi, pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra yang menganut agama Buddha Mahayana. Pembangunan candi ini diperkirakan memakan waktu sekitar 75 tahun, dengan menggunakan sekitar 2 juta blok batu vulkanik. Struktur candi yang megah menunjukkan kemampuan teknik dan arsitektur yang luar biasa dari masyarakat pada masa itu.

photo by getsready.com

Candi ini adalah contoh luar biasa dari arsitektur Buddha dengan sembilan tingkat bertingkat yang dihiasi dengan ribuan panel relief yang rumit. Terdapat lebih dari 2.600 panel relief yang menggambarkan berbagai cerita dari ajaran Buddha, serta kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa pada masa itu. Relief ini dianggap sebagai ansambel relief Buddha terbesar dan terlengkap di dunia. Terdapat juga 72 stupa kecil yang mengelilingi stupa utama di puncak candi, dan masing-masing stupa tersebut berisi patung Buddha. Stupa utama di puncak juga mengandung patung Buddha yang besar.

Candi Borobudur tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan meditasi bagi umat Buddha. Setiap tahun, ribuan umat Buddha dari seluruh dunia datang ke Borobudur untuk merayakan Waisak, sebuah perayaan penting yang memperingati kelahiran, pencerahan, dan kematian Siddhartha Gautama, Buddha. Karena lokasinya yang berada dekat dengan kota Yogyakarta, Borobudur mudah diakses dan sering dijadikan bagian dari rencana perjalanan wisata ke Yogyakarta.

photo by showsta.com

Mengunjungi Borobudur adalah kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang sejarah, arsitektur, dan kebudayaan. Anda bisa menjelajahi setiap sudut candi, naik ke puncak, dan menikmati keindahan serta keagungan arsitekturnya. Dari puncak Candi Borobudur, anda dapat menikmati pemandangan spektakuler dari pegunungan dan perbukitan di sekitarnya, termasuk Gunung Merbabu dan Merapi. Pemandangan matahari terbit dan terbenam dari candi ini juga sangat memukau dan memberikan pengalaman visual yang tak terlupakan. Borobudur adalah tempat yang sempurna untuk fotografi, baik untuk pemula maupun profesional, dengan latar belakang yang dramatis dan pemandangan yang eksotis.

Melihat upaya konservasi yang dilakukan untuk menjaga dan melestarikan Candi Borobudur dapat menjadi pengalaman yang menginspirasi dan menunjukkan pentingnya menjaga warisan budaya.

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Candi Borobudur, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk membeli tiket masuk.

Tiket Pelataran Candi Borobudur

Wisatawan yang membeli tiket pelataran Candi Borobudur dapat berkeliling di area pelataran Candi tanpa naik ke bangunan Candi. Tiket pelataran juga biasa disebut dengan tiket reguler. Berdasarkan informasi dari @borobudurpark, tiket pelataran terbagi untuk wisatawan dosmestik dan wisatawan mancanegara.
  • Pelataran domestik anak (3-10 tahun) Rp 25.000,00
  • Pelataran domestik dewasa ( >10 tahun) Rp 50.000,00
  • Pelataran mancanegara anak ( 3-10 tahun) Rp 225.000,00
  • Pelataran mancanegara dewasa ( >10 tahun) Rp 375.000,00
Tiket Naik Candi Borobudur

Wisatawan yang membeli tiket naik Candi Borobudur dapat mengunjungi dan menjelajahi monumen candi, dan tidak perlu membeli tiket pelataran lagi. Selain itu wisatawan akan mendapatkan sandal khusus (upanat) untuk naik candi dan dipandu oleh pamong carita (guide).
  • Naik Candi domestik anak (3-10 tahun) Rp 75.000,00
  • Naik Candi domestik dewasa ( >10 tahun) Rp 120.000,00
  • Naik Candi mancanegara anak (3-10 tahun) Rp 305.000,00
  • Naik Candi mancanegara dewasa ( >10 tahun) Rp 455.000,00
Catatan : Kuota kunjungan naik Candi Borobudur terbatas 1.200 orang per hari. Khusus hari Senin, kunjungan hanya sampai pelataran saja.

Cara Pembelian Tiket secara Online
  1. Akses laman tiket,borobudurpark.com
  2. Lakukan pendaftaran atau Login
  3. Pilih destinasi (Candi Borobudur) dan tanggal kunjungan
  4. Masukan jumlah tiket yang diinginkan, lalu klik pesan
  5. Anda dapat melanjutkan untuk membeli tiket destinasi lain atau langsung menuju 'shopping cart'
  6. Periksa kembali pesanan, pelajari syarat dan ketentuannya, lalu klik 'check out'
  7. Lakukan pembayaran melalui transfer, kartu kredit/debit atau e-wallet
  8. Setelah pembayaran terkonfirmasi, tiket akan tersedia di menu 'tiket saya'
  9. Tiket dapat langsung digunakan di pintu masuk destinasi, sertakan kartu identitas jika diperlukan

Posting Komentar

0 Komentar